Prof.Dr.
MUHAJIR EFENDI,M.Ap
Kepada
Kepala Sekolah Muhammadiyah
Disampaikan
Pada Pembuakaan Workshop Peningkatan Mutu Sekolah Muhammadiyah
Malang,
26 – 28 Februari 2016
a) Bapak/Ibu
Kepala Sekolah dipilih karena Bapak/Ibu diyakini dapat memimpin sekolah dengan
baik. Pemimpin yang baik itu harus kuat dan dapat mendorong anggotanya untuk
bekerja dengan cepat. Dengan demikian, Bapak/Ibu pasti kuat dan dapat mendorong
anggotanya untuk bekerja dengan cepat.
b) Pada
Dasarnya kesadaran bahwa proses perbaikan mutu sekolah Muhammadiyah harus
dilakukan secara cepat.
c) Kita
tidak boleh perpangku tangan atau merasa hebat karena sebenarnya sekolah
Muhammadiyah tidak bagus-bagus amat. Sekolah Muhammadiyah masih kalah dari
sekolah Negeri dan sekolah Nasrani. Hal itu dikarenakan kesadaran akan mutu
baru disadari akhir-akhir ini.
d) Sekolah
harus sepakat untuk paling tidak dalam dua tahun ke depan sudah masuk dalam
peringkat tinggi sekolah-sekolah terbaik.
e) Program
yang akan dilakukan yaitu: (1) mendorong sekolah yang sudah dipercaya
masyarakat sebagai sekolah yang bagus atau berkualitas untuk bisa memaksimalkan
peringkatnya, (2) mengatrol sekolah yang kurang bagus menjadi sekolah yang
bagus dengan mengacu pada sekolah Muhammadiyah yang lebih bagus.
f) Selama
ini Muhammadiyah berdiri secara natural atau by accident sehingga tidak terstruktur. Oleh karena itu, sekarang
semua sudah harus tersistem. Sebenarnya, Muhammadiyah kalau mau membuat kampung
baru di wilayah terluar tidak sulit karena beberapa universitas Muhammadiyah
punya FKIP, FAI, dan FK. Dengan demikian, lulusan dapat dikirim untuk mengabdi
di daerah itu untuk membangun daerah tersebut dengan biaya dari Muhammadiyah. Intinya,
Universitas Muhammadiyah yang memiliki FKIP seperti UAD dan UMM (yang sudah
termasuk urutan ke-26 kampus terbaik di Indonesia) harus terlibat secara aktif
dalam program itu. Hal itu dapat dan harus pula didukung oleh kader-kader
Muhammadiyah.
g) Kita
membuatuhkan kepemimpinan yang kuat. Bukti menunjukkan bahwa Muhammadiyah bisa
besar karena pemimpinnya bagus. Landasan filosofis: “Apakah kamu sudah merasa
masuk surga? Padahal Aku belum menentukan. Maka, jihadnya harus sabar”. Surat
At-Taubah: Kita ini orang-orang yang telah berjual-beli dengan Allah. Imbalannya
adalah surga.
h) Di
Muhammadiyah, ketika kita diberi amanah (jabatan) dan bekerja keras dalam
menjalankan amanah itu, maka ukurannya masuk surga. Semoga ini jalan yang
benar.
i) Mari
bekerja keras dengan baik untuk umat dan bangsa melalui MUhammadiyah mumpung
masih diberi amanah.




