Maandag 30 September 2013

Lukisan Ibu; M.Dawam Rahardjo; dalam Cerpen : AnjingYang Masuk Surga

Lukisan Ibu; M.Dawam Rahardjo; dalam Cerpen : AnjingYang Masuk Surga


Tugas Mata Kuliah      : Perpustakaan dan Informasi dalam aspek sosial budaya
Komentar                   : Cerpen M.Dawam Rahardjo berjudul Anjing Yang Masuk Sorga  
                                      (Yogyakarta: Jalasutra,2007)
       Judul                    : Lukisan Ibu

Dalam judul ini, pengarang ingin menceritakan tentang sepasang suami istri yang sibuk bekerja. Dari kesibukan berdua munculah suatu persoalan dimana sang istri tidak mampu melakoni perannya sebagai pelayan suami karena kesibukannya. Kemudian Muncul keinginan sang suami untuk beristri lagi, maka bertemulah dengan seorang janda beranak satu. Hasrat keinginan ini diutarakan dengan baik kapada istrinya. Pada awalnya tidak menyetujui namun untuk menghindari perbuatan maksiat maka sang istri mengizinkan sang suami beristri lagi.
Persoalan yang kedua adalah sifat sang suami yang memperlakukan istri kedua dengan tidak menyinggung perasaan istri pertama yaitu dengan memberikan segala kebutuhan istri kedua dengan sesuatu yang bukan baru. Sedangkan kepada istri pertama sang suami selalu memberikan sesuatu barang yang baru.
Persoalan ke tiga adalah sikap istri pertama dengan istri kedua menunjukan sikap yang tidak baik, karena merasa istri kedua telah mengambil hati suaminya. Sikap ini sampai sang istri kedua jatuh sakit. Namun sebelum istri kedua suaminya ini meninggal dunia, istri pertama menunjukan sikap yang baik, karena telah mengenal begitu dekat sifat istri kedua suaminya.
Persoalan ketiga adalah sikap istri kedua adalah seorang istri yang sudah siap menerima resiko menjadi istri kedua. Ia menerima apapun perlakuan yang diberikan istri pertama serta tidak pernah melampui kewenangan istri pertama. Yang kedua ia selalu bersikap baik sekalipun istri pertama selalu bersikap kurang baik terhadapnya. Ia selalu mengangap bahwa anak istri pertama adalah anaknya sendiri.
Persoalan keempat adalah dari anak istri pertama dan kedua. Mereka ternyata memiliki anggapan yang salah tentang cerita yang selama ini mereka dengar, bahwa ibu tiri adalah kejam. Ternyata tidak, ini dibuktikan dengan anak sulung istri pertama yang berkunjung ke ibu tirinya selalu dilayani dan diperlakukan selayaknya anak sendiri. Yang kedua, bahwa setelah isri kedua meninggal, anaknya juga diperlakukan dengan baik oleh istri pertama layaknya anak sendiri.
Dari cerita pendek ini komenyar saya :
1.         Berpoligami itu bukan untuk kebutuhan sex namun lebih pada pemenuhan kebahagiaan hidup, melayani dan dilayani.
2.         Berpoligami harus dengan cara yang baik yaitu meminta izin dari istri sebelumnya.
3.         Sikap suami berpoligami harus mampu bersikap adil yaitu tidak boleh menyinggung perasaan istri pertama atau sebaliknya.
4.         Sikap istri pertama harus bisa menerima keputusan suami jika ia tidak mampu melakoni perannya sebagai istri.
5.         Sikap istri pertama harus menunjukan sikap yang baik terhadap istri kedua, karena istri kedua sebenarnya bukan ingin merebut hati suaminya tetapi untuk mengambil peran yang tidak bisa dilakukan oleh istri pertama.
6.         Istri kedua harus memilki hati yang tegar, karena pasti akan menerima perlakuan tidak baik dari istri pertama.
7.         Sebagi seorang ibu harus memperlakukan anak-anak dari suami kedua atau sebaliknya dengan baik layaknya anak sendiri.
8.         Sebagai anak harus bisa menerima keputusan sang ayah yang menikah lagi karena tidak semua ibu tiri itu kejam.
9.         Ibu bukan hanya seorang perempuan yang melahirkan anaknya, tetapi seorang ibu adalah seorang perempuan yang mampu memperlakukan dan membesarkan anak-anaknya dan anak-anak suaminya dengan baik tanpa membeda bedakan.
Bersikaplah dengan berfikir positif dalam menghadapi segala sesuatu. Jangan cepat menghukumi seseorang dengan negatif tanpa mengetahui yang sebenarnya.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking